Potensi Wisata

Dusun-dusun

Sunday, August 7, 2016

Pukulan Pembuka Pintu Surga






    Pukulan dan senyuman sore itu, saat mendung mulai pergi terganti oleh terik mentari yang tertutup awan hitam. Disebuah desa di  tempat kehidupan baru kami untuk mengabdi . setapak demi setapak kami langkahkan kaki menuju sebuah rumah tempat jalan menuju surga.
    Ada Senyum yang tak kutemukan di rumah kini hadir dalam kehidupan baruku. Senyum yang keluar dari bibir jiwa anak setenga remaja yang tertarik dan menyukai seni hadra. Pukulan-pukulannya mampu menghipnotis jiwa jiwa yang sepi dan shalawat yang merdu mampu menyejukkan hati yang berkobar kobar kebencian

     Gurau dan keseriusannya menjadi ciri khas mereka dalam mempelajari tiap bait bait sholawat dan pukulan pukulan khas yang berseni dan membudaya. Hal itu menjadi rutinitas mereka selepas berjamaah melapor pada sang kuasa hingga matahari mulai pergi meninggalkannya. Mereka tak perna bosan meski tangan tangan mereka mulai tipis dan memerah sebab kayu dan kulit hewan yang terus dipukulnya. Sepertinya mereka perlahan mulai bercinta dengan kayu dan kulit hewan ini. Pukulan seakan menjadi candu dan virus yang tak ada obatnya. Dengan kepercayaan mereka yakin bahwa pukulan dan shalawat mereka menjadi penolong dan pintu di padang mahsyar. 

0 comments:

Post a Comment