Potensi Wisata

Dusun-dusun

Monday, August 1, 2016

Dusun Palalangan Desa Karduluk

Dusun Palalangan adalah salah satu dusun yang ada di desa Karduluk, kecamatan Pragaan, kabupaten Sumenep. Dusun Palalangan berada di sebelah timur dusun Galis. Terdapat satu masjid dan tiga musolla yang ada di dusun ini. Penghasil utama produk lokal dari warga disini yaitu tikar. Tikar merupakan produk yang banyak dihasilkan dari dusun ini karena, banyak dari warga yang memproduksi kerajinan ini. Biasanya, para warga banyak yang menjualnya secara langsung. Menjual ke pasar, pabrik tikar, bahkan ada yang menjual sendiri sampai ke kabupaten sebelah yaitu Pamekasan. Ini adalah foto tikar khas Karduluk yang ada di dusun Palalangan.
Selain tikar, banyak juga para warga yang memproduksi gula merah dan ukiran atau yang biasa kita kenal dengan nama mebel. Namun, masih lebih banyak yang memproduksi gula merah daripada mebel.  Gula merah ini mayoritas banyak yang dijual sendiri di pasar oleh para warga. Sedangkan mebel, pemasarannya cukup luas yaitu di semua kabupaten yang ada di Madura. Kepala keluarga di dusun ini kurang lebih berjumlah 250 kepala keluarga dengan jumlah hak pilih sekitar 537.
Dusun ini memiliki program mingguan yaitu yasinan. Ada tiga kelompok yasinan di dusun ini dan yasinan ini rutin dilakukan setiap hari kamis malam jumat. Selain itu ada kelompok ibu-ibu yang mengadakan acara muslimatan. Acara ini biasanya dilakukan setiap hari senin. Selain yasinan dan muslimatan, masih ada acara rutinan yang dilakukan oleh warga disini yaitu tadarusan yang dilakukan setiap hari minggu dan jumat manis untuk khataman al- qur’an. Selain itu, para warga disini banyak yang bercocok tanam jagung. Biasanya hal ini dilakukan selama dua kali. Selain itu, ada juga acara yang tidak kalah menariknya yaitu acara imtihan. Imtihan ini biasanya diadakan karnaval besar-besaran untuk anak-anak yang khatam al- qur’an. Banyak lomba-lomba yang diadakan dan karnaval keliling yang dilakukan oleh semua siswa dan para warga. Karnaval ini sangat meriah. Ada yang didandani layaknya seorang putri yang naik kereta kuda, naik becak, bahkan ada yang naik kuda untuk anak-anak yang khatam al- qur’an. Tidak kalah serunya, setiap anak yang khatam al- qur’an pasti akan diiringi drum band dibelakangnya. Acara ini dilakukan dengan cara berjalan kaki dari dusun Palalangan menuju ke lapangan dan kembali lagi ke dusun Palalangan. 

0 comments:

Post a Comment