Potensi Wisata

Dusun-dusun

Sunday, August 7, 2016

Anak-anak SD Belajar S3






 Desa Karduluk kecamatan Pragaan kabupaten Sumenep, disinilah tempat kami melakukan pengabdian masyarakat kurang lebih 26 hari. Tim KKN 21 dari Universitas Trunojoyo Madura menginap di rumah bapak Kepala Desa. Tempat persinggahan kami merupakan tempat yang kebetulan sengaja disediakan oleh bapak Kepala desa. Masyarakat dan anak-anak sangat terbuka dengan kedatangan kami. Anak-anak desa Karduluk sangat menyambut kedatangan kami. Banyak kegiatan yang kami lakukan bersama warga dan anak-anak desa karduluk. Salah satu kegiatan kami adalah belajar bersama dengan anak-anak SD dari desa Karduluk.




Suara teriakan anak-anak kecil sudah terdengar di depan rumah, menandakan mereka sudah siap untuk belajar bersama. Setelah shalat isya’ dan belajar mengaji di masjid, mereka sangat semangat untuk datang ke tempat persinggahan kami. Mereka datang dengan berteriak “kakak-kakak ayo belajar”. Kami sangat senang dengan semangat mereka untuk belajar. Tepat pukul 19.30 WIB kami memulai belajar bersama di depan rumah bapak kelebun (kepala desa). 




Hari demi hari anak-anak SD desa Karduluk yang mengikuti kegiatan belajar bersama semakin bertambah. Mereka terbagi menjadi kelompok belajar sesuai dengan kelas masing-masing, mulai dari kelas 1 hingga kelas 5. Mereka sangat antusias ketika melakukan kegiatan belajar bersama. Di hari pertama kami terlebih dahulu memperkenalkan diri dengan mereka agar kami bisa akrab dengan mereka. Begitu juga dengan mereka, memeperkenalkan dirinya kepada kami. Dihari pertama memberikan kesan yang sangat baik dan membuat kita lebih semangat untuk belajar bersama dengan mereka.




Setiap harinya kami menerapkan belajar tematik sesuai dengan pembelajaran mereka di Sekolah. Belajar dengan serius tetapi sambil bernyanyi, bermain, tertawa bersama itu sungguh sangat menyenangkan bagi mereka. Maka dari itu kegiatan belajar ini kita sebut dengan belajar S3 (Serius, Santai, Sukses). Sukses dalam proses belajar mengajar dan mereka mampu memahami pelajaran yang telah dipelajari dengan baik. Kami tidak hanya membimbing mereka untuk belajar tetapi kita juga mendapatkan ilmu dari mereka. Kami juga dapat belajar bahasa Madura dari mereka, karena memang sebagian dari kami bukan berasal dari pulau Madura dan tidak bisa berbahasa Madura. Kami sangat senang dapat bertemu dengan mereka, mereka yang selalu ceria, tersenyum dan polos. Ada ilan si aktif, ina yang selalu ceria, bahzar si gendut, nayla si pengahafal cepat dan masih banyak lagi. Kami akan merasa kehilangan jika hal ini berakhir. Dan kami berharap apa yang sudah kami dapatkan bersama adik-adik dalam kegiatan belajar bersama bisa bermanfaat bagi kita semua.
 

0 comments:

Post a Comment